Jumat, 27 Juli 2012

AYO BELAJAR MEMBATIK

(Seri Pendidikan Pusaka Untuk Anak) 

Dulu, batik hanya diajarkan kepada putrid-putri di dalam tebok Kraton. Tujuannya bukan semata-mata agar perempuan mempunyai keahlian menghasilkan karya selembar  Nyamping atau kempuh. Paling utama adalah member tuntunan menghadapi hidup, karena membatik dimulai dari pekerjaan yang paling mudah hingga paling rumit. Tidak hanya itu, membatik juga berguna untuk melatih kesabaran, ketekunan, dan kecermatan.
Kini, batik juga diajarkan di sekolah. Tujuannya pun sama, yaitu tidak semata-mata untuk menghasilkan pembatik, tetapi untuk memperkokoh ilmu pengetahuan yang didapat di sekolah . Penguasaan ilmu pengetahuan yang didapat di sekolah. Penguasaan ilmu yang didukung dengan sikap sabar, tekun, dan cermat dipercaya akan menghasilkan  generasi yang bertanggung jawab dan berkualitas. Karena itulah, pengetahuan membatik menjadi pusaka, Pengetahuan tentang membatik ini dikemas dalam bentuk buku. Merupakan buku belajar membatik yang dikemas dalam bentuk cerita bergambar.  Buku ini disajikan agar anak-anak mengenal, memahami, dan peduli  terhadap warisan budaya adiluhung (Batik) ini.  “……..Anak-anak, orangtua, guru dipersilahkan memanfaatkan berbagai buku seri ini, Masukan koreksi dan perbaikan sangat diharapkan…” demikian sepenggal kalimat  yang disampaikan oleh Laretna T. Adishakti (Ketua Tim Pendidikan Pusaka BPPI dalam  pengantar buku tersebut.
Buku yang diterbitkan oleh Badan Pelestarian Pusaka Indonesia (BPPI) bekerja sama dengan Ertgoed  Nederlant (EN) ini bercerita tentang perjalanan para siswa di sebuah kampong batik di Giriloyo, yang sebelumnya para siswa diperkenalkan apa itu batik, apa alat-alat dan bahan serta bagaimana cara membatik.
Penulis buku ini adalah  Sofhanah, S.Pd.I , yang lahir di Bantul pada tanggal 26 April 1976, tepatnya di sebelah utara makam raja-raja Mataram di Imogiri. Ia menamatkan pendidikan tinginya di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta pada Fakultas Tarbiyah dan memperoleh gelar S.Pd.I. (2007). Saat ini ia dipercaya oleh Kementerian Agama Kabupaten Bantul untuk menjadi guru agama serta pengampu ekstra kegiatan batik untuk siswa-siswi pada Madrasah Ibtidaiyah Giriloyo. Sampai saat ini ia menjadi pengurus aktif KUB Batik Sekar Kedhaton Giriloyo, wukirsari, Imogiri, Bantul, Yogyakarta, dan pada tahun 2008 bergabung dengan BPPI yang mempunyai kepedulian terhadap asset-aset budaya (Haritage) pusaka leluhur bangsa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Link and Banner Teman
Gurah Yusli's Blog Mari Belajar Batik Tulis GURAH blokinfo.blogspot.com > Edu's Blog >> Aciwan blogs For You >>> Regen's Weblog - Bisnis online,Tutorial blog,Tips dan trik,Review website dan Jurnal harian ::>> XNOCX | Informasi Seputar Selebriti :>> Batik Sekar Kedhaton :>>> t4belajarblogger.blogspot.com http://images.cooltext.com/2059010.gif

Mari Belajar Batik Tulis